Weihome Gakuen Sunday, 2018-08-19, 0:47 AM
Ruang Kelas | Semua Tentang Jepang | About Weihome Gakuen | Privacy Policy | Contact Us | How to Use Selamat Datang Siswa-Siswi Weihome Gakuen | RSS
Ruang Kantor
Hello Visitors

Do you have any kind of business, deal, promotions, offering, suggestions or something similar to it, please talk to the Principal by clicking the button below!
PERHATIAN

Weihome Gakuen merupakan sekolah gratis.
Tetapi "tidak gratis" secara bersamaan.
Biaya belajar di tempat kami adalah minimal Rp.1.000/hari.
Cara pembayaran:

Lihat di sekeliling anda.
Temukan orang-orang yang membutuhkan.
Berikan MINIMAL Rp.1.000/hari kepada mereka.
Menyisihkan Rp.1.000/hari tidak akan membuat anda bangkrut.

Copyright
Materi ini dilindungi oleh
Protected by Copyscape Web Copyright Protection Software

Dilarang meng-copas, menyalin, mengutip, mencetak dan memperbanyak tanpa seizin pemilik situs, dan author

NOTE: Seluruh pihak Weihome Gakuen tidak bertanggung jawab jika website Anda dihapus dari peredaran karena telah menyalin (meng-copas) sebagian atau seluruh artikel di website http://weihomegakuen.com/ untuk dipublikasikan ulang di website Anda.

Antara Ada dan Tiada - part 2
~あります、~います
~Arimasu, ~Imasu

Selamat pagi minna san… Hari senin kembali datang dan itu artinya waktunya untuk belajar bahasa jepang di Weihome Gakuen. Minggu lalu kita sudah belajar cara menyatakan keberadaan benda di materi arimasu dan imasu~あります、~います. Sekarang kita lanjutkan!!
 
Materi ini masih sama dengan materi sebelumnya, bisa dibilang bersambung kayak sinetron… ups, sorry.. maksudnya kayak dorama. Kenapa disambungkan? Karena kemarin penjelasannya itu belum beres, masih ada hal yang perlu dijelaskan dalam cara menyatakan keberadaan benda ini. Seperti apa? Seperti… cekidot aja deh.. hehe,
 
Minggu lalu, kita hanya membahas cara menyatakan keberadaan bendanya saja, ada atau tidaknya. Betul ga? Namun, kadang dalam suatu tempat itu memiliki skala ruang yang luas, ada banyak perabotan di dalamnya, seperti misalnya sobat mengatakan kalo ada murid di ruang kelas. Disana, kita tidak tahu letak pasti dari si murid itu, mungkin lagi duduk diatas kursi, diatas meja, lagi diatas lemari, di dalam panci, di hatimu, atau dimanapun letaknya itu belum dijelaskan, masih samar. Muncullah sebuah masalah baru, yang akhirnya perlu penjelasan yang spesifik.
 
Oke, mungkin konteks letak murid berada itu agak sedikit ngelantur, bagaimana kalau benda yang dimaksudkan adalah benda kecil yang sulit terlihat, disini perlu yang namanya penjelasan letak secara clear, biar bisa ditemukan sama orang yang sedang mengobrol dengan kita. Bagaimana minna, siap untuk membahas ini? R U Ready??? Goooo

Menyatakan Letak Benda

Ada beberapa pernyataan letak dari suatu barang, disini saya hanya akan membahas dari segi umumnya saja. Semuanya sudah saya persiapkan di lembar Kotoba.. Yeah!! Bisa sobat download dengan segera untuk bisa dihafalkan.

Di Kotoba tersebut disebutkan bahwa beberapa letak umum yang sering disebut adalah seperti, atas, bawah, depan, belakang, dll. Bagaimana cara menggunakannya? Oke, misalkan sobat mengatakan bahwa 

"ada pensil di dalam kelas”…
Kemudian teman sobat menanyakan letak pastinya, misalnya sobat menjawab
"di atas meja”…
Nah, untuk kalimat penjelas seperti itu, bagaimana cara membuat polanya? Mudah saja, coba perhatikan pola dibawah ini… 

KB + no + Letak 
Tsukue no ue

Mudah? Sederhana? Tentu saja… jadi sobat semua bisa menambahkan kalimatnya jadi lebih spesifik dan keren…
"enpitsu wa kyoushitsu ni arimasu”… kemudian berikan letak spesifiknya kepada teman sobat yang bertanya tadi menjadi… "tsukue no ue desu”…
Lebih spesifik, singkat, jelas dan langsung ke poinnya, percakapan kalian menjadi luar biasa!! Dan sobatpun ikut menjadi luar biasa!!

Contoh lainnya

  • Kono chikaku ni hana-ya ga arimasu ka?
    この近くに花屋がありますか。
    Di dekat sini apakah ada toko bunga?
  • Hana-ya wa achira desu, hon-ya no mae ni arimasu.
    花屋はあちらです、本屋の前にあります。
    Toko bunga di sebelah sana, ada di depan toko buku.
  • Heya no naka ni dare ga imasu ka?
    部屋の中に誰がいますか。
    Di dalam kamar ada siapa?
Sangat mengerti kan minna? Mengerti doong.. mudah kok!!

Menyatakan Benda Jamak

Masih berbicara masalah benda yang berada di suatu tempat. Beberapa contoh diatas hanya menyebutkan benda yang tunggal, atau hanya ada satu dalam sebuah ruangan. Bagaimana kalo misalkan dalam sebuah kelas itu tidak hanya satu murid, melainkan ada dua atau tiga murid yang ada di dalam kelas. Coba lihat percakapan di bawah ini


Bu Guru : Andi, di dalam kelas ada siapa?
Andi : Ada Tini, Ani dan Budi, Bu...

Lihat, si Andi mejelaskan ada tiga orang di dalam kelas. Bagaimana cara mengungkapkan hal tersebut? Kita bahas lagi minna… Dalam menyebutkan benda yang jamak, kita perlu menggunakan partikel to」 dan ya

To」: Menyebutkan benda secara detail, dalam jumlah skala yang kecil
Ya」: Menyebutkan benda tanpa detail, dalam jumlah skala yang kecil atau banyak

Kita bahas dulu yang to,
Polanya adalah  :

kb + to + kb + to + kb + desu
Jika kita ambil contoh dari percakapan Bu guru dan Andi di atas, maka akan seperti ini… 

Sensei : Andi-san, kyoushitsu ni dare ga imasu ka?
Andi : Tini-san to Ani-san to Budi-san ga imasu.

Perhatikan… diantara penyebutan benda, si Andi menggunakan kata to… mungkin to ini bisa diartikan sebagai "dan”. Contoh lainnya :

  • Hon to kaban.
    本と鞄。
    Buku dan tas.
  • Tsukue ni hon to kaban ga arimasu.
    机に本と鞄があります。
    Di meja ada buku dan tas.
  • Tsukue no ue ni hon to kaban to pen ga arimasu.
    机の上に本と鞄とペンがあります。
    Di atas meja ada buku, tas dan pulpen.
Terus, apa bedanya dengan YA?
Oke, muncul lagi sebuah masalah dalam penyebutan benda. Misalkan Bu guru bertanya di dalam kelas ada siapa? Yang ternyata di dalam kelas itu ada sekitar 100 murid sedang bergosip ria. Apa yang akan dilakukan si Andi? Apakah akan menyebutkan satu persatu,

Bu Guru : Andi, di dalam kelas ada siapa?
Andi : Ada Tini dan Ani dan Budi dan Agus dan Andre dan Hana dan bla… bla.. bla…
Haha,, Andi bisa jadi tukang absen dadakan nih, bagaimana kalo kita calonkan saja jadi petugas sensuk penduduk? Wkwk.. kidding bro.
Tokoh di atas hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan nama. Saya mohon maaf.
 
Oke lah, dalam konteks cerita, kita masih bisa tertawa. Nah bagaimana jika kejadian itu menimpa kepada sobat semua? Apa yang akan sobat lakukan? Mengabsen 100 murid yang ada di kelas, atau menyingkatnya? 
Tentu saja kita singkat… caranya, menggunakan si partikel YA ini.. 
Pola : KB + ya + KB + ya + KB + nado

*nado など」 : bisa berarti "dll”, disertakan atau tidak dalam suatu kalimat itu tidak jadi masalah

Kita ambil percakapan si Bu guru dan Andi tadi ya!!
Sensei : Andi-san, kyoushitsu ni dare ga imasu ka
Andi : Tini-san ya Ani-san ya Budi-san nado ga imasu

Di atas si Andi berkata : " Ada Tini, Ani, Budi, dll, bu…

Mudah bukan? Mudah dong… tapi kadang tanpa menggunakan nado pun orang jepang sudah mengerti bahwa benda yang disebutkan tidak semuanya, melainkan hanya sebagian saja.. Jadi, tanpa "nado” pun bisa. Pakai "nado” itu lebih baik… seperti :

  • Hon ya kaban
    本や鞄。
    Buku, tas, dll
  • Tsukue ni hon ya kaban ga arimasu
    机に本や鞄があります。
    Di meja ada buku, tas, dll
  • Tsukue no ue ni hon ya kaban ya pen ga arimasu
    机の上に本や鞄やペンがあります。
    Di atas meja ada buku, tas, pulpen, dll
  • Ie ni tsukue ya isu ya terebi nado ga arimasu
    家に机や椅子やテレビなどがあります。
    Di rumah ada meja, kursi, TV, dll
  • Tini-san ya Ani-san ya Budi-san nado wa kyoushitsu ni imasu
    ティ二さんや アニさんや ブディさん などは教室にいます。
    Tini, Ani, Budi dan yang lainnya ada di kelas.

Bagaimana minna? Cukup jelaskan saya menjelaskan? Jelas lah… mudah lah… tinggal prakteknya saja.
Nah, untuk minggu depan kita bahas apa ya? Ulangan atau materi lagi? Hmm… sepertinya masih ada satu materi yang belum terbahas di BAB ini… jadi, minggu depan kita masih akan belajar ya! Ulangan kita lakukan dua minggu lagi. Bersiaplah minna-san! Hoho… Untuk minggu ini kita cukupkan sampai disini. Kita ketemu lagi minggu depan…

Ja, otsukaresama!!!
LIKE AND FOLLOW

FOLLOW US
Stat
free counters



Copyright © WEIHOME GAKUEN
Free web hostinguCoz